PERAKITAN KOMPUTER
Sejarah Komputer
Di zaman sekarang, komputer bukanlah hal baru. Komputer
merupakan benda yang umum digunakan di hampir semua jenis pekerjaan. Keberadaan
komputer dan teknologi - teknologi pendukung di belakangnya, telah banyak
mengubah wajah dunia dan membantu kehidupan kita.
Hal ini tidak lepas dari tujuan awal diciptakaannya
komputer, yaitu untuk membantu manusia di dalam proses perhitungan bersifat
matematis. Perhitungan dalam hal ini bukan hanya perhitungan yang mudah, namun
juga perhitungan rumit d luar batas kemampuan perhitungan manusia, yang
memerlukan sumber daya yang besar.
Jauh sebelum komputer diciptakan dengan tujuan awal untuk
membantu manusia di dalam proses perhitungan, alat hitung manual sudah ada
berupa abascus (sempoa) yang telah diciptakan beribu - ribu tahun yang lalu di
China. Di abad ke 19, dengan makin berkembangannya teknologi bangsa barat
(Eropa dan Amerika Serikat) sebagai akibat dari Renaisance, diciptakanlah mesin
komputasi Blaise Pascal (kalkulator numerik).
Di tahun 1812, Charles Babbage (1791-1871) dan Augusta Ada
(1815-1842) menciptakan mesin uap Babbage untuk melakukan perhitungan rumit
differensial. Di dalam mesin Babbage ini terdapat sejumlah instruksi mesin yang
dibuat oleh Agusta Ada. Hal ini menjadikan Ada sebagai programmer pertama (wanita)
di dunia. Namanya kemudian diabadikan menjadi nama salah satu bahasa
pemrograman, yaitu bahasa pemrograman Ada. Mesin Babbage tidak pernah
terselesaikan dengan baik hingga kedua tokoh tersebut meninggal dunia, namun
keberadaan mesin ini sangat mempengaruhi perkembangan komputer di masa depan.
Penemuan - penemuan lainnya turut mempengaruhi perkembangan
komputer, yang di awal penciptaan lebih ditujukan untuk membantu proses
komputasi (perhitungan). Antara lain Herman Hollerit (1860-1929) yang di tahun
1889 menciptakan kartu perforasi untuk perhitungan, Vannevar Bush (1890-1974)
yang di tahun 1931 menciptakan kalkulator differensial, serta duet John V
Atanasoff dan Cliford Berry yang di tahun 1903 berhasil menciptakan komputer
elektronik untuk penerapan aljabar Boolean.
Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, maka peran
komputer tidak lagi sebagai alat untuk membantu di dalam proses perhitungan
matematis saja. Oleh sebab itu, terdapat sejumlah definisi dari para ahli
mengenai komputer. Antara lain sebagai berikut :
Menurut Carl Hamacher di dalam bukunya yang berjudul
Computer Organization, di sebutkan bahwa komputer merupakan mesin elektronik
untuk perhitungan cepat, yang mampu menerima inputan data ditigital, melakukan
pemrosesan di memori sesuai dengan aplikasi yang digunakan, untuk kemudian
dihasilkan menhadi sebuah informasi.
Perkembangan Komputer
Beberapa refrensi menyebutkan tujuh buah generasi komputer (dengan
komputer generasi ketujuh sebagai komputer masa depan), sedangkan refrensi
lainnya menyebutkan enam generasi komputer saja (dengan generasi komputer
keenam sebagai generasi komputer masa depan).
Pada postingan kali ini penulis menggunakan pertimbangan
pemakaian versi enam generasi komputer pertama, di mana komputer generasi
keenam sebagai komputer masa depan dan komputer pertama diawali oleh kemunculan
komputer - komputer besar seperti misalkan ENIAC. Mesin Babbage tidak di
masukkan kedalam generasi komputer manapun. Mesin ini dimasukkan sebagai pra
awal kemunculan generasi komputer, salah satunya di awali ole ENIAC.
Komputer Generasi Pertama (1941-1952)
Di masa - masa awal penemuan komputer, di mana tujuan
utamanya untuk membantu proses perhitangan, maka komputer mulai di terapkan di
beberapa tujuan, salah satunya penerapan komputer (dan perhitungan matematis)
untuk tujuan perang. Komputer generasi pertama (awal) ini diawali dengan
persaingan antar negara yang terlibat dalam Perang Dunia 2. Setiap negara yang
terlibat dalam peperangan akan berusaha untuk memanfaatkan komputer semaksimal
mungkin untuk tujuan memenangkan peperangan. Sebagai contoh, komputer dengan
kemampuan perhitungan matematisnya, digunakan sebagai alat untuk mengendalikan
pesawat terbang dan peluru kendali (oleh Conrad Suze, insinyur Jerman tahun
1941), serta komputer untuk memecahkan kode rahasia Jerman (Collosus).
Setelah perang Dunia 2 berakhir, komputer tetap berkembang
dengan adanya berbagai inovasi tiada henti dari berbagai ilmuwan. Howard H
Aiken (1900-1973) dari universitas Hardvard menciptakan kalkulator elektronik
US Navy bernama Mark. Selanjutnya diciptakan komputer bernama ENIAC (Electronik
Numerical Integrator and Computer) oleh
john Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), bekerja sama
dengan pemerintah Amerika Serikat dan Universitas Pennsylvania di tahun 1946.
ENIAC berukuran besar, sehingga memerlukan ruangan yang luas, sangat boros
listrik dan kecepatan komputasinya rendah. ENIAC digantikan oleh UNIVAC
(Universal Automatic Computer 1) yang berperan dalam proses pemilihan umum
tahun 1952 di Amerika Serikat.
Setelah melihat pembahasan sekilas tentang komputer generasi
pertama di atas, maka dapat diperoleh informasi penting mengenai ciri khas yang
dimiliki. Komputer generasi pertama memiliki ciri khas sebagai berikut :
Instruksi - instruksi yang ditulis untuk komputer generasi
pertama dibuat secara khusus untuk fungsi/tugas tertentu saja (spesifik).
Ukuran komputer sangat besar karena pada zama itu masih
memakai tube vakum dan silinder magnetik, sehingga memerlukan ruangan yang
sangat luas.
Boros energi listrik dengan kecepatan komputasi yang sangat
rendah.
Kode mesin yang rumit dan sulit dipahami menjadikan hanya
beberapa orang saja yang dapat mengoperasikan komputer di zaman itu.
Belum mengenal adanya sistem operasi dan bahasa pemrograman.
Komputer Generasi Kedua (1952/1956-1958)
Pada komputer generasi kedua ini, ukuran komputer sedikit
lebih kecil dibandingkan komputer generasi pertama. Penemuan teknologi
transistor (untuk menggantikan tube vakum dan silinder megnetik) di tahun 1948,
memberikan peranan penting terhadap ukuran komputer dan perfomansinya. Namun
pemakaian transistor pada komputer baru dimlai secara massal delapan tahun
kemudian di tahun 1956. Sehingga komputer generasi kedua dimulai sekitar tahun
1952/1956. Komputer generasi kedua mulai relatif lebih hemat energi, lebih
dapat diandalkan, dan relatif lebih cepat performansi dan komputasinya. Hal
yang masih di sayangkan adalah komputer generasi kedua masih terbatas untuk
super komputer saja. Hal ini menyebabkan hanya kalangan tertentu saja yang
dapat memiliki dan menggunaka komputer. Sebagai contoh, perguruan tinggi,
perusahaan, dan pemerintahan. para vendor dan pemain IT di era ini antara lain
IBM (dengan super komputer Stretch) dan Sprery Rand (dengan super komputer
LARC).
Hal yang menarik pada komputer generasi kedua adalah mulai
digunakannya bahasa pemrograman. Beberapa bahasa pemrograman yang lahir di masa
ini antara lain Common Business Oriented Language (COBOL) dan Formula
Translator (FORTRAN). Bahasa-bahasa pemrograman ini hanya dapat dipahami oleh
beberapa orang saja. Hal ini disebabkan karena bahasa pemrograman pada zaman
komputer generaasi kedua ini masih terbilang primitif, yaitu dengan adanya
sejumlah kode-kode rumit. Selain itu, pada komputer generasi kedua belum
ditemukan adanya sistem operasi.
Komputer Generasi Ketiga (1958-1970)
Era komputer generasi ketiga dimulai di tahun 1958,
berselang dua tahun setelah pemakaian transistor secara massal ditahun 1956.
Inilah bentuk perubahan teknologi yang turut mempengaruhi perubahan komputer. Pada komputer generasi
ketiga ini, mulai ditemukan IC (Integrated Circulator) yang segera menggantikan
fungsi dari transistor. Peranan IC di dalam sejarah komputer sangat besar. IC
mampu menekan panas yang dihasilkan komputer, mempu mengintegrasikan komponen
ke dalam satu chip, sehingga menjadikan ukuran komputer makin kecil dan relatif
tidak cepat panas.
Di bidang perangkat lunak, sistem operasi (dengan kernel
sebagai intinya) mulai diciptakan untuk komputer. Sistem oprasi di era komputer
generasi ketiga ini di mulai mampu menjalankan bebrapa tugas sekaligus (multi
tasking). Selain itu, sistem operasi juga mampu melakukan monitoring terhadap
memori yang digunakan. Salah satu contoh komputer generasi ketiga adalah IBM
S/360.
Komputer Generasi Keempat (1970-1980)
Komputer generasi keempat melanjutkan apa yang telah
dilakukan oleh komputer generasi ketiga. Era ini dimulai di tahun 1970. Pada
era generasi keempat ini, ukuran sirkuit dan komponen elektronik komputer makin
kecil namun dengan performasi yang makin baik. Di awal era ini mulai diciptakan
Large Scale Integration (LSI), Very Large Scale Integration (VLSI) di tahun
1980, dan Ultra-Large Scale Integration (ULSI), yang masing-masing mampu
meningkatkan jumlah komponen dalam chip hingga mencapai jutaan. Dampak secara
ekonomi adalah biaya produksi makin rendah sehingga harga jual komputer makin
murah. Hal ini mendorong pemanfaatan komputer untuk pribadi makin meningkat.
Pada era ini, sistem operasi untuk penggunaan pribadi mulai
berkembang seiring makin banyaknya tersedia komputer pribadi (personal
computer) dengan harga terjangkau. Duet Steve Job dan Steve Wozniak yang
menciptakan Mac OS dan perusahaan Apple, menjadi pionir di dalam
memasyarakatkan komputer pribadi sekaligus memulai industri komputer pribadi.
Siapapun bisa membeli dan menggunakan komputer, bukan hanya perusahaan atau
kalangan tertentu saja.
Hal lainnya lagi adalah mulai adanya kemudahan di dalam
pemakaian komputer, antara lain dengan tampilan GUI (Graphic User Interface)
yang mudah digunakan (user friendly), pemakaian mouse, dan lain - lain.
Berturut - turut sistem operasi dan komputer di masaselanjutnya mulai
mengadaptasi kemudahan - kemudahan ini.
Komputer Generasi Kelima (1980-saat ini)
Era ini telah kita rasakan saat ini. Banyak negara maju di
dunia belomba - lomba menciptakan komputer generasi kelima ini. Beberapa hal
yang menjadi ciri khas komputer generasi kelima antara lain :
Implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)
pada komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) serta kemampuan untuk
melakukan analisa, penentu keputusan, sensor, menyajikan virtualisasi 2D ke 3D,
dan lain - lain. Teknologi - teknologi seperti Cloud Computing, Augmented
Reality (AR), Machine To Machine (M2M),
Smart City, speech recognition, face recognition, text to speech, speech
to text, dan masih banyak lagi teknologi lainnya, membuktikan kejayaan
teknologi komputer generasi kelima ini.
Adanya pemrosesan suatu tugas secara parallel, yang
melibatkan lebih dari satu komputer (bahkan ratusan dan ribuan komputer dalam
satu tempat maupun di berbagai tempat diseluruh dunia. Teknologi ini antara
lain grid computing, cluster computing, Cloud Computing, dan masih banyak
lagi, yang merupakan kemajuan dan
inovasi dibidang jaringan komputer, perangkat keras, dan perangkat lunak.
Superkonduktor yang lebih andal dan unit pemrosesannya yang
jauh lebih banyak. Bukan hanya dalam ukuran yang makin besar, namun juga ke
ukuran yang sangat kecil (nano computer).
Komputer Generasi Keenam (Masa Depan)
Era komputer generasi keenam merupakan era komputer masa
depan. Terdapat banyak pemikiran, ide, impian, dari para ilmuwan dan pengguna
komputer untuk menjadikan komputer masa depan makin canggih, makin mudah
digunakan, bahkan makin lebih menyatu
dengan kehidupan manusia. Salah satunya dengan adanya robot dan
biochip/komputer nano yang dapat dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Untuk saat
ini penerapan robot dan nano computer ke arah ini sudah dilakukan, salah
satunya pada medis. Meski demikian, secara umum, era ini belum dimulai.
Komputer generasi keenam memiliki ciri - ciri antara lain
memiliki kecerdasan menyerupai manusia (artificial intelligence), lebih canggih
memiliki bentuk yang lebih beragam, serta mampu melakukan proses prediksi masa
depan dan sejumlah kecanggihan lainnya di atas teknologi - teknologi saat ini.
Beberapa teknologi ini berangkat dari sejumlah mimpi manusia akan teknologi
komputer di masa depan. Kecanggihan - kecanggihan ini bahkan belum dapat
terbayangkan untuk pemikiran manusia di zaman sekarang ini.
Komentar
Posting Komentar